Monday, December 8, 2014

Tentang Waktu


Aku bertanya pada yang maha kuasa, hari ini apa lagi yang akan terjadi? Atau apa lagi kejutan yang bakal datang padaku?Dan lebih beraninya, aku bertanya apa yang akan terjadi 10 atau 20 tahun lagi?
Sebenernya aku yakin, bahwa segala bentuk kejadian sudah ditulis sebaik mungkin. Sudah terpatri indah disana, entah mengapa kita harus selalu bertanya tanpa bisa ikhlas dan hanya menjalani saja apa-apa yang akan terjadi. Terkadang kita selalu ingin tahu duluan apa yang akan terjadi tanpa memahami maksud dari sesuatu yang sedang terjadi. Mungkin ini sifat dasar manusia atau hanya pikirkan ku saja?
Bisa dibilang aku mungkin tidak sabar akan kejutan, atau mungkin aku sudah lelah saja dengan kehidupan?
Tetapi Allah selalu punya cara untuk mengingatkan bahwa prinsip sabar adalah menunggu dengan usaha dan doa. Bukan menunggu kejutan yang selalu kita pikirkan. Hidup itu perlu diperjuangkan entah seberat apapun rintangan di depan, sekuat apapun badai menghadang, kita harus bisa melewati semuanya dengan baik, serta tetap memegang teguh prinsip-prinsip yang telah kita tanamkan di diri kita.
Walaupun semakin hari, pertanyaan tentang waktu semakin banyak, menumpuk, hingga aku lupa berapa banyak pertanyaan yang harus ditanya ulang lagi ketika suatu hari pertanyaan itu sebenarnya telah terjawab oleh waktu itu sendiri. Mungkin karena pengetahuan kita yang  terbatas, dan kita tidak bisa menyimpan banyak memori sehingga banyak pertanyaan terulang di kemudian hari. Tetapi waktu selalu berbaik hati menjawab, tidak pernah mengeluh akan ribuan pertanyaan kita.
Ternyata benar menurut para ilmuan, bahwa manusia adalah suatu bentuk organik yang kompleks. Terbukti karena semakin banyak manusia di muka bumi ini, semakin banyak hal-hal terjadi. Karena jika dibayangkan ada miliaran otak manusia yang mempunyai miliaran pemikiran yang pastinya akan sangat sulit untuk dipahami semuanya. Semua orang punya pemikiran dan hanya waktu yang bisa menjawab apakah itu akan selamanya disana atau mungkin akan berubah seiring dengan berjalannya waktu.

Tentang waktu, sayangnya ia tidak pernah bisa diulang. Sekalipun kita meminta dengan penuh permohonan, tidak mungkin bisa. Jadi, gunakanlah ia sebaik mungkin, pahami setiap detiknya, resapi kehadiranya, dan maknai bahwa waktu adalah anugerah yang tidak bisa kita pinjam, kita ganti atau tukar dengan orang lain. Waktu kita berharga, jangan dibuang begitu saja. Pastikan mimpi-mimpi kita tetap tergantung diantara waktu-waktu, biarkan waktu menjawab dan kita berusaha juga berdoa. Semoga waktu dengan berbaik hati menjawab dengan jawaban yang paling baik untuk kita.

Saturday, June 28, 2014

Marhaban Ya Ramadhan

Sebelum hari-hari indah terukir nyata di depan mata, sebelum bulan ramadhan tiba.. kelak semoga kita semua dilimpahkan rahmat yang sebesar-besarnya oleh Allah SWT. Semoga bulan ramadhan kali ini membuat kita makin yakin tentang arti islam yang sesungguhnya, bukan hanya tertulis di KTP semata. Tepat sore ini sebelum tarawih pertama dilaksanakan, aku bertanya dalam hati yang paling kecil tentang makna dari sebuah kepahitan. Entahlah belum terjawad sore ini, tapi yang jelas ada keyakinan bahwa masa-masa pahit dan tidak mengenakan itu akan berakhir dengan akhir kebahagian yang tidak akan pernah putus. Dari itu kita harus bersabar menunggu hingga waktu itu datang, bukan? 

 Sore yang begitu hening, sendiri di kamar 3x3 ini aku justru sibuk menyibukkan diri tenggelam dalam PPT, kata-kata, pemahaman untuk persiapan seminar hasil skripsi. Bagian terindah yang akan menjadi awal lahirnya keindahan lainnya insya allah. Semoga seminar hari senin nanti menjadi berkah, menjadi lebih paham tentang skripsi aku, menjadi lebih peduli tentang apa yang diteliti dan yang paling penting berguna bagi yang mendengarkan. amin Ya Allah, aku tahu apa-apa yang buruk akan Allah ganti dengan yang baik bukan? Ya allah tepat banget kemarin rasanya sedih banget, bukan karena seminar bukan. Tapi karena beberapa hal yang kurang berkenan harus banget dateng di saat-saat yang ga tepat aja rasanya. Ya Allah sedih..... Ya Allah aku ga bisa bilang siapapun, Ya Allah simpen baik-baik sedih aku, biar, biar aku aja yang rasain. Biar aku makin jadi manusia yang lebih tegar kedepannya. 

 Ramadhan mu yang indah kelak bisa aku isi dengan hal-hal yang berguna, semoga bisa diisi dengan penuh kebahagian, rasa tentram, damai dan sederhana. Ya allah aku cuma selalu berdoa semoga puasa tahun ini tahun depan dan tahun berikutnya masih bisa dijalanin bareng sama keluarga aku lengkap tanpa kurang satupun. Masih pingin liat mamah, papah, adek.... Maaf kalo selalu harus cengeng kalo minta yang satu ini, maaf ya Allah aku ga mampu kalo harus mendeskripsikan betapa bersyukurnya aku hidup diantara mereka, jadi biarkan air mata yang menjawab... makasih atas segala kebaikan, kemurahanmu ya Allah... makasih atas temen-temen yang baik, lingkungan yang baik dan segala hal yang baik yang pernah engkau titipkan padaku ya Allah.. Marhaban Ya Ramadhan......

 Bulan yang terindah bagi semua umat muslim dunia.. semoga menjadi bulan terindah dan kado terindah buat papah mamah juga ya.. semoga bisa menjadi bagian sarjana ekonomi seperti yang lain bulan ini. AMIN

Wednesday, May 14, 2014

TRAVELING AS MUCH AS YOU CAN DO

i say this isn't the first

Hello! this is not my first time to bloging but still in here this is my first post. i wanted to say goodbye for the old one of my blog. there's so much things i have to deleted in life, not because its a bad things to reread but i just want to make sure nowdays i feel better and wanting to make a new life. afterward i am gonna start to writting in english as much as i can do in here hehe. well i think its enough to explain thats why i have to move on from the old one lol soooooooooo welkomen to my new blog! hope all the things up here will be make the reader feel better and alive! xoxo